Sabtu, 29 Juni 2013

Brainwave : The Art Of Enjoying Life


BRAINWAVE

Brainwave, berasal dari bahasa Inggris yang berarti "gelombang otak". Yang dimaksud gelombang otak disini adalah gelombang dengan perhitungan frekuensi dan perpaduan tertentu yang dapat mengubah struktur dan mainset dari otak kita (tepatnya otak bawah sadar).

Menurut wikkipedia,

"Brainwave entertainment atau "sinkronisasi gelombang otak", adalah suatu praktek yang bertujuan untuk menyebabkan gelombang frekuensi jatuh ke langkah dengan stimulus periodik yang memiliki frekuensi yang sesuai untuk otak yang dimaksudkan secara sengaja (misalnya, untuk mendorong tidur, meningkatkan IQ, meningkatkan pertumbuhan badan, dll), Biasanya dilakukan dengan mendengarkan Binnaural beats (irama didalam brainwave) tertentu sesuai dengan mainset yang kita inginkan."

Secara singkat Brainwave adalah musik yang jika kita dengar secara berkala/terus-menerus akan berdampak dikehidupan nyata kita. Contoh, Jika kita ingin jadi pintar, maka cukup dengan mendengarkan Brainwave yang rutin, dijamin kita akan menjadi pintar.

Semua hanya cukup dengan mendengarkan Brainwave secara rutin sesuai dengan tujuannya niscaya cepat atau lambat akan berpengaruh pada kehidupan nyata kita.

Percaya atau tidak, sebaiknya kita menyimpulkannya setelah menyimak penjelasan ilmiahnya terlebih dahulu.

SCIENTIFIC EXPLANATION

Secara ilmiah tubuh kita terdiri dari berbagai sistem yang menakjubkan seperti sistem pencernaan, pernafasan, pengeluaran, dll. Didalam sistem2 tersebut terdapat penggerak/ pengendalinya, yaitu Otak. Otak kita berfungsi sebagai pusat pengendali semua kegiatan yang kita lakukan setiap hari, baik itu secara sadar maupun tidak sadar. Semua tindakan yang kita lakukan berawal dari otak, semua perasaan yang kita rasakan berasal dari otak, semua aksi dari reaksi yang kita terima berasal dari otak.

Untuk memudahkan tugas otak yang begitu banyak dan berpengaruh didalam kehidupan kita sehari-hari, maka otak dibagi 2 sesuai fungsinya, yaitu otak kiri dan otak kanan. Otak kiri mempunyai sifat bekerja secara logika (ilmiah), sehingga kemampuan mengingatnya short-term. Sedangkan otak kanan mempunyai sifat bekerja secara perasaan (mental) dan mempunyai kemampuan mengingat long-term.

Untuk dapat mengendalikan tubuh otak membutuhkan suatu alat yang disebut Hormon. Hormon yang diproduksi oleh otak kanan berbeda dengan hormon yang diproduksi oleh otak kiri.

Ribuan hormon terkandung didalam tubuh kita dengan fungsinya masing2, contoh ketika kita marah/tegang/deg-degan tubuh kita menghasilkan hormon adrenalin dengan jumlah yang banyak. Contoh lainnya adalah hormon Prolactin yang lebih banyak dihasilkan oleh wanita sehingga menyebabkan wanita lebih sensitif dan mudah tersentuh dan menangis dibandingkan dengan para pria.

Nah, produksi hormon2 inilah yang dikendalikan ketika kita mendengarkan Brainwave. Semakin banyak hormon tertentu diproduksi, maka sifat/pengaruh tertentu akan ditimbulkan oleh tubuh kita.

Bagaimana cara mengendalikannya??

Hormon tertentu dapat diproduksi atas rangsangan tertentu. Rangsangan tertentu diterima dari luar, dikirim oleh tubuh menuju otak, kemudian otak sebagai pengendali utama akan menentukan hormon mana yang harus diproduksi dan berapa banyak jumlahnya diproduksi.

Proses ini terjadi sepanjang hidup kita, setiap kita melakukan sesuatu pasti telah melewati proses tersebut. Ketika kita menangis, tertawa, marah, jatuh cinta, deg-degan, takut, gugup, kesakitan, sedih, rasa sayang, dll. Semua indera ditubuh kita juga bekerja sesuai dengan proses diatas, yaitu Rangsangan ----> Otak ----> Tindakan (reaksi)




Berdasarkan sistem kerja itulah Brainwave digunakan. Brainwave berfungsi mengubah/mengendalikan otak secara perlahan, hanya saja yang dikendalikan Brainwave disini adalah otak bawah sadar, bukan otak sadar. Mengapa???

Tahukah anda bahwa otak sadar bekerja hanya 12% dari kehidupan kita, sedangkan sisanya sebesar 88% merupakan hasil dari kinerja otak bawah sadar (Albert Einstein).

Ternyata otak sadar yang sejauh kita ketahui mengatur semua sistem didalam tubuh hanya berpengaruh sebanyak 12% didalam kehidupan kita. Otak bawah sadar lebih mengambil andil dari semua tindakan, keputusan, mental, kelakuan, dll dari kehidupan kita sehari-hari.

Hal ini pula yang digunakan oleh ilmu hipnotis untuk menghipnotis objeknya (ternyata hipnotis adalah hal yang sangat ilmiah dan rasional, sama sekali tidak berbau mistik). Para ahli hipnotis dengan keterampilannya dapat memasuki alam bawah sadar objeknya dan memanipulasinya dengan memberikan semacam sugesti kedalam pikiran si objeknya, sehingga setelah si objek sadar dari hipnotis, secara tidak sadar dia akan bertindak sesuai dengan sugesti yang telah ditanamkan ke pikiran bawah sadarnya.


Contoh: ketika dihipnotis si objek diberi sugesti agar dia berjoged setelah mendengar suara tertentu, maka begitu tersadar dari hipnotis ketika dia mendengar suara tertentu tersebut secara tidak sadar dia akan berjoged dengan sendirinya. Itu dapat terjadi karena si objek dikendalikan oleh pikiran bawah sadarnya.


**nb: teknik manipulasi pikiran bawah sadar ini susah untuk dirubah/dihilangkan, kalaupun bisa membutuhkan waktu dan proses yang lama. Trauma terhadap sesuatu adalah contoh bentuk kendali pikiran bawah sadar.



Nah, Brainwave adalah alat untuk menanamkan sugesti secara perlahan-lahan kedalam pikiran bawah sadar manusia dengan menggunakan frekuensi tertentu dan perpaduan binnaural beats tertentu. contoh: dengan menggunakan brainwave attract love otak akan lebih banyak menciptakan hormon yang disebut pheromones.


Hormon pheromones yang dikeluarkan diproduksi tubuh ini akan di respon oleh organ tubuh wanita melalui alat deteksi yang disebut Vomeronasal Organ atau biasa disebut VNO. VNO ini terdapat di dalam lubang bagian dalam hidung.

Ketika VNO menerima sinyal zat pheromone maka secara alami organ tersebut akan mengirimkannya langsung ke otak melalui sistem syaraf yang akan segera meresponnya dengan berbagai macam tanda psikologis misalnya denyut jantung yang bertambah, keringat atau hasrat seksual yang meningkat.

oleh karena itu jika mendengarkan brainwave ini secara rutin, maka produksi hormon pheromones akan meningkat dan ketertarikan lawan jenis terhadap kita juga akan meningkat.


Jadi kesimpulannya "Brainwave mengubah otak bawah sadar untuk memproduksi hormon tertentu". Dan ternyata banyak fungsi2 positif yang bisa dikembangkan dari Brainwave, seperti memancing hormon pertumbuhan, menambah daya tangkap (kepintaran), meningkatkan hormon penyembuh (imune tubuh), dll.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar